$type=slider$snippet=hide$cate=0$show=home

Tuk Bima Lukar, Sumber Aliran Sungai Serayu

Tuk Bima Lukar merupakan salah satu mata air yang menjadi sumber aliran Sungai Serayu. Keberadaan mata air ini dikaitkan dengan sosok Bima, salah satu anggota Pandawa Lima.

paket wisata dataran tinggi dieng

Wisata di Dataran Tinggi Dieng, terdapat beberapa sumber mata air yang disakralkan oleh masyarakat setempat, salah satunya adalah Tuk Bima Lukar. Tuk, dalam bahasa Jawa yang berarti sumber atau mata air dan Bima Lukar, dihubungkan dengan dongeng dan legenda terbentuknya mata air ini dengan salah satu tokoh pewayangan Bima, salah satu tokoh dari Pendawa Lima.
Tuk Bima Lukar merupakan salah satu mata air yang menjadi sumber aliran Sungai Serayu. Keberadaan mata air ini dikaitkan dengan sosok Bima, salah satu anggota Pandawa Lima.
wisata dataran tinggi dieng - tuk bima lukar
Anak Tangga - Sebelum masuk ke lokasi Tuk Bima Lukar,  Anda bisa melihat anak tangga yang cukup tinggi menuju area perladangan milik masyarakat setempat. Jika masih kuat, silahkan naiki sampai puncaknya

Sumber Mata Air Purba Yang Mengaliri Sungai Serayu

Lokasi Tuk Bima Lukar tidak jauh dari gerbang atau gapura wisata dataran tinggi Dieng. Berada di pinggir jalan raya utama menuju Dieng, Anda cukup pinggirkan kendaraan di lokasi parkir yang disediakan di pinggir jalan, berikutnya cukup jalan menuruni anak tangga sekitar 50 meter.

Sepanjang menuruni anak tangga, Anda sudah bisa menyaksikan dari jauh dua buah Jaladwara (pancuran air) masih aktif, dari alirannya menjadi sumber mata air yang akhirya membentuk aliran sungai Serayu.

paket wisata dieng plateau - tuk bima lukar si mata air serayu
Dua pancuran air atau Jaladwara adalah bukti peninggalan purba dari jaman Hindu kuno yang masih bisa difungsikan. Sedangkan bangunan lainnya sudah mengalami perbaikan dan perombakan dengan bangunan semen

Diatas pancuran air, terdapat kolam tampungan. Masyarakat setempat hanya diperbolehkan memanfaatkan air hanya dari pancuran dan bukan langsung mengambilnya di kolam tampungan. Diatasnya masih terdapat satu undakan, yang diyakini sebagai bagian bangunan yang suci, umumnya digunakan untuk menaruh sesaji saat upacara dan peribadatan.
[post_ads]
Total dari bangunan ini terdapat tiga buah undakan, undakan suci adalah yang pertama, berikutnya kolam penampungan dan pancuran air. Secara keseluruhan bangunan ini bukan lagi asli, secara keseluruhan diperbaiki dan disusun ulang, terkecuali dua pancuran atau Jaladwara yang masih menunjukkan jejak kekunoannya.
Sungai Serayu atau Kali Serayu (dulu juga disebut Ci Sarayu) memiliki banyak anak sungai, hulu sungainya berada di lereng gunung Prahu dan sumber mata airnya dikenal dengan Tuk Bima Lukar. Melintasi lima kabupaten dengan total daerah aliran sungai Serayu mencapai luas 4.375 km²
tuk bima lukar - destinasi dan obyek wisata dataran tinggi dieng
Tuk Bima Lukar bangunan petirtaan purba yang memiliki tiga buah undakan. Undakan suci yang pertama untuk ritual keagamaan, kedua adalah kolam penampung air dan ketiga adalah jaladwara atau pancuran air

Tips Wisata Berkunjung ke Tuk Bima Lukar

Banyak wisatawan yang sengaja melewatkan bangunan sejarah ini, mungkin karena dianggap sekedar mata air atau pancuran untuk memenuhi kebutuhan cuci dan bersih-bersih. Tentu akan lebih lengkap jika ditambahkan informasi lengkap tentang lokasi ini, bahwa wisata tidak hanya menikmati keindahan pesona alamnya saja, khazanah ilmu pengetahuan dan sejarah juga bagian dari wisata edukasi, melengkapi wawasan betapa tingginya nilai dan budaya bangsa kita sejak abad ke VII - VIII masehi.
Jaladwara merupakan bagian dari bangunan candi yang berfungsi untuk mengalirkan air hujan (talang air). Jaladwara biasanya digunakan pada bangunan candi yang memiliki fungsi sebagai petirtaan. Dalam mitologi Hindu Jaladwara merupakan penggambaran makhluk mistis bawah air yang memiliki taring dan berbelalai, secara simbolis artefak ini adalah simbol tolak bala.
Menuju ke Tuk Bima Lukar, Anda bisa menempatkannya pada bagian pertama kali menginjak tanah Dieng, atau saat terakhir sebelum pulang dan kembali ke rumah. Baik diawal atau pada bagian akhir wisata, penting yang menjadi acuan utama adalah faktor cuaca. Faktor cuaca tidak bisa di tebak di Dataran Tinggi Dieng, lebih-lebih saat musim hujan, begitu cuaca bagus tidak hujan atau berkabut sebaiknya ambil kesempatan baik tersebut untuk berkunjung ke obyek-obyek wisata pilihan di Dieng.

Welcome to Dieng, Anda bisa menjangkau lokasi Tuk Bima Lukar dengan mudah, posisinya tidak jauh dari Gapura Dieng. Pertama masuk lokasi Dieng, perkenalan awal yang paling berkesan adalah bersih-bersih dengan air dari pancuran Tuk Bima Lukar. Penyesuaian suhu tubuh dengan iklim setempat paling cepat dan singkat adalah bersentuhan dengan dinginnya air di dataran tinggi Dieng.

Sekedar membasuh dan membasahi muka, kepala, tangan dan kaki akan baik untuk membantu proses aklimatisasi tubuh kita. Jika mau, mandi malah sangat bagus buat tubuh kita untuk penyesuaian agar tidak mudah terkena flu atau sakit. "Dinginnya suhu di Dieng, tidak bisa melawan dinginnya air Dieng", saran dan ungkapan masyarakat setempat kepada setiap tamu yang datang.

selamat datang wisata di dataran tinggi dieng plateau
Selamat Datang di Dieng, tugu selamat datang ini tidak jauh lokasinya dengan Tuk Bima Lukar. Anda cukup berhenti sekali untuk berpose bersama sekaligus mengunjungi bangunan petirtaan dan sekaligus mata air purba yang dibangun oleh masyarakat Hindu kuno.

Akhir Wisata Dieng, jika tidak berkesempatan saat awal di Dieng. Saat terakhir sebelum pulang adalah kesempatan berikutnya yang jangan sampai terlewat. Salam perpisahan sekaligus manfaatkan untuk bersih-bersih sebelum pulang. Karena lokasi Tuk Bima Lukar tidak jauh dari Tugu Selamat Datang di Dataran Tinggi Dieng, sekaligus jadi ajang berphoto di dua obyek wisata Dieng.
[post_ads]

Legenda dan Cerita Rakyat tentang Tuk Bima Lukar

Hampir secara keseluruhan tempat dan obyek wisata di Dataran Dieng dilengkapi dengan legenda, dongeng atau cerita rakyat. Legenda adalah cerita prosa rakyat yang telah dianggap pernah terjadi terhadap asal-usul dan terjadinya suatu tempat. Karena lebih banyak dituturkan dari pada tertulis, seringkali mangalami distorsi dan menyimpang jauh dari aslinya. Legenda juga dianggap sebagai sejarah "kolektif" dari masyarakat setempat dan sering ciri-cirinya identik dengan mitos.

Kisah dan cerita yang diturunkan dari generasi ke generasi tentang Tuk Bima Lukar ini berkisah tentang perlombaan antara Pandawa dan Kurawa membuat sungai. Dari pihak Pandawa diwakili Sang Bima, saudara kedua dari Pandawa yang memiliki postur tubuh tinggi, besar dan gagah. Dalam ritual semedinya, Bima mandapatkan petunjuk dari Dewa jika ingin memenangkan perlombaan, salah satu syaratnya adalah membuatnya dalam kondisi lukar (telanjang - tanpa busana).

jaladwara berbentuk kepala makara di tuk bima lukar wisata dieng
Jaladwara dengan bentuk dasar kepala makara, menyerupai bentuk kepala gajah yang belalainya diangkat dan melingkar atau ditekuk sehingga sebagian belalainya menempel pada dahi. Terdapat 5 bentuk Jaladwara yang pernah ditemukan di candi-candi Indonesia. (efek foto seperti ini, cukup gunakan aplikasi boomerang dari instagram

Saat dimulainya perlombaan membuat sungai, sang Bima benar-benar panik. Pasalnya dia datang tanpa busana (lukar) dan tanpa alat, dalam kepanikan dan takut kalah berlomba, mendadak Bima nekat menggunakan alat vitalnya untuk menggali. Meski hanya menggunakan satu-satunya peralatan, dengan "gada" nya Bima bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari lawan tandingnya. Bima disambut sorak-sorai oleh rakyatnya karena dapat mengalahkan kurawa dengan telak.

Dengan suka cita sang Bima pun menelusuri sungai dari hulu hingga hilir buah karya palu gadanya sendiri. Namun “kurang sempurnalah sungai ini, karena belum ada airnya”. Bergegaslah dengan peralatan yang sama, Bima mengaliri sungai tersebut dengan air seninya (kencing) yang menjadi deras mengaliri seluruh bagian sungai.

Dengan bangga, Bima bisa menyelesaikan tugas dengan sempurna sebuah sungai dan alirannya. Tidak begitu lama terlihat sosok gadis yang sedang menikmati sejuk dan jernihnya air sungai buatan Bima. Sambil mengamati gadis itu, Sang Bima terucap kata-kata, “Sira Ayu!” yang artinya kamu cantik. Selanjutnya kata-kata itu disingkat menjadi SERAYU, sekaligur digunakan sebagai nama sungai yang telah dibuat oleh Sang Bima itu. Sungai ini merupakan sungai dengan aliran terpanjang di daerah Jawa Tengah.

Sedangkan kurawa sebagai pihak yang kalah, juga membuat sungai yang diberi nama Klawing. Saat ini, sungai tersebut berada di daerah kabupaten Purbalingga.

COMMENTS

explore pulau tidung
paket wisata pulau harapan
Nama

candi,1,dieng,4,edukasi,1,fasilitas,6,homestay,6,kawah,1,mata air,1,obyek wisata,4,penginapan,6,telaga,1,
ltr
item
Dataran Tinggi Dieng: Tuk Bima Lukar, Sumber Aliran Sungai Serayu
Tuk Bima Lukar, Sumber Aliran Sungai Serayu
Tuk Bima Lukar merupakan salah satu mata air yang menjadi sumber aliran Sungai Serayu. Keberadaan mata air ini dikaitkan dengan sosok Bima, salah satu anggota Pandawa Lima.
https://3.bp.blogspot.com/-yjdOGEzg5Z8/WKPtr6rRrNI/AAAAAAAAAXQ/fd0858mRlIszDBR5kvH0nl07HpYYYA_1gCLcB/s1600/tukbimalukar.gif
https://3.bp.blogspot.com/-yjdOGEzg5Z8/WKPtr6rRrNI/AAAAAAAAAXQ/fd0858mRlIszDBR5kvH0nl07HpYYYA_1gCLcB/s72-c/tukbimalukar.gif
Dataran Tinggi Dieng
https://www.diengplateau.id/2017/02/tuk-bima-lukar-dieng.html
https://www.diengplateau.id/
https://www.diengplateau.id/
https://www.diengplateau.id/2017/02/tuk-bima-lukar-dieng.html
true
149735999549103795
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy